"Berlari, Memanjat, Melihat: Pelajaran Berharga dari Ibadah Pagi SD YPPK Gembala Baik"
Abepura - SUARA-PAKKODOONG - Selasa,19 November 2024, halaman SD YPPK Gembala Baik diselimuti semangat kebersamaan. Pukul 07.00 WIT, ibadah pagi dimulai, dipimpin oleh kelompok ibadah dari kelas VID. Dalam suasana penuh syukur, para guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik hadir dengan wajah ceria, siap menerima pesan rohani yang mendalam.
Renungan pagi ini terpusat pada tiga kata sederhana namun bermakna dalam: berlari, memanjat, dan melihat. Berdasarkan Injil Lukas 19:1-10, kelompok VID mengisahkan tindakan Zakheus yang gigih ingin bertemu Tuhan Yesus. Mereka menyoroti bagaimana Zakheus, meski memiliki keterbatasan fisik, tidak menyerah. Ia berlari untuk mendekat, memanjat pohon untuk mendapatkan pandangan, dan akhirnya melihat Sang Juru Selamat.
“Sikap Zakheus mengajarkan kita bahwa dengan usaha dan akal budi, tidak ada halangan untuk mendekat kepada Tuhan,” ujar salah satu siswa yang dengan percaya diri menyampaikan renungan.
Ibadah ini tidak hanya menjadi sarana pengembangan rohani, tetapi juga pendidikan karakter. Anak-anak diajak untuk berani memimpin, berbicara di depan umum, dan menghayati nilai-nilai iman. Tidak heran, suasana ibadah terasa khidmat namun tetap penuh semangat.
Setelah ibadah usai, seluruh peserta—guru, staf, dan murid—saling bersalaman, menciptakan momen kehangatan yang mempererat hubungan mereka. Tindakan sederhana ini menjadi simbol rasa terima kasih dan kebersamaan dalam keluarga besar SD YPPK Gembala Baik.
Ibadah pagi rutin seperti ini bukan sekadar tradisi. Ia adalah ruang untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berhati besar. Seperti Zakheus, kita semua diajak untuk terus berlari, memanjat, dan melihat ke arah yang lebih baik—menuju Sang Sumber Kehidupan.(lado's)


0 Comments