Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

SUARA-PAKKODOONG

Sukseskan Pilkada 2024 : TPS 18 Kelurahan Yobe Jadi Saksi Perjuangan Para Pemilih Untuk Pemimpin Pilihan

Sukseskan Pilkada 2024 : TPS 18 Kelurahan Yobe Jadi Saksi Perjuangan Para Pemilih Untuk Pemimpin Pilihan

SUARA-PAKKODOONG, Abepura - Rabu (27/11/2024) – Pilkada serentak kembali memanggil suara rakyat, dan TPS 18 di halaman SD YPPK Gembala Baik Abepura menjadi salah satu saksi penting perjalanan demokrasi di Kota Jayapura, Papua. Sejak pukul 08.00 WIT, ratusan pemilih mulai berdatangan, menyalurkan hak pilih mereka untuk menentukan calon pemimpin di tingkat wali kota dan gubernur.

Antusiasme masyarakat terlihat nyata meski tak lepas dari tantangan yang dihadapi. Berdasarkan pemantauan Suara-pakkodoong, salah satu pemilih berbagi pengalaman unik. “Dulu TPS-nya dekat rumah, tapi sekarang jauh sekali. Mau tidak mau, tetap harus datang demi menyumbang satu suara untuk pemimpin yang saya idolakan,” tutur seorang pemilih yang enggan disebutkan namanya.

Cerita lain juga mencuat dari salah satu keluarga. Sang suami menerima surat undangan, tetapi sang istri tidak, meskipun namanya terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) online. Akhirnya, tangkapan layar DPT menjadi solusi agar ia tetap dapat menyalurkan hak pilihnya di TPS. Situasi ini menggarisbawahi masih adanya kendala teknis dalam distribusi surat undangan, yang ironisnya, dapat memengaruhi partisipasi masyarakat.

Petugas KPPS dan Linmas bekerja sigap memastikan kelancaran proses pemungutan suara. Dengan DPT yang mencatat sebanyak 407 pemilih, suasana di TPS terlihat tertib. “Pemilih tinggal menyerahkan surat undangan, kartu coblos diberi tanda, masuk ke bilik suara, dan selesai mencelupkan tinta di jari. Prosesnya lancar tanpa antre panjang,” jelas salah satu petugas Linmas.

Namun, di balik ketertiban ini, terselip kekhawatiran. Sejumlah pemilih mengaku kecewa karena perpindahan lokasi TPS yang jauh dari tempat tinggal mereka menyulitkan partisipasi, terutama bagi lansia dan kelompok rentan.

Pilkada ini, seperti halnya di negara demokrasi lainnya, merupakan langkah krusial dalam menentukan masa depan. Dengan semangat memilih yang tinggi, masyarakat Papua membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak mampu meruntuhkan tekad mereka untuk menjaga kedaulatan rakyat.

“Walaupun tantangan ada, tapi suara rakyat harus terus diperjuangkan,” ujar seorang pemilih sembari mencelupkan jarinya ke tinta tanda telah memilih.(lado's)


Post a Comment

0 Comments