Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

SUARA-PAKKODOONG

Rapat Koordinasi Penuh Semangat | SD YPPK Gembala Baik Abepura Satukan Langkah Menuju Pendidikan Berkualitas

 

Rapat Koordinasi Penuh Semangat | SD YPPK Gembala Baik Abepura Satukan Langkah Menuju Pendidikan Berkualitas

Rabu, 30 April 2025 siang, aula SD YPPK Gembala Baik Abepura terasa hangat oleh kehadiran para guru dan tenaga kependidikan yang berkumpul dalam semangat kebersamaan. Pukul 11.00 WIT, rapat koordinasi dimulai, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Anastasia Kunthi P. Sari, S.Pd., M.Pd. Dalam suasana penuh kekeluargaan, berbagai informasi penting, evaluasi kinerja, hingga arah kebijakan sekolah ke depan disampaikan secara terbuka dan dialogis.

Pertemuan diawali dengan penyampaian informasi seputar kegiatan akademik. Ibu Kepala Sekolah mengabarkan bahwa Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk kelas VI telah berlangsung, dan PAT untuk kelas I hingga V akan segera menyusul. Rencananya, pembagian rapor dilaksanakan pada 20 Juli 2025. Ucapan terima kasih dan apresiasi diberikan kepada panitia ASAJ kelas VI yang telah bekerja dengan baik. Selain itu, panitia SPMB (Sitem Penerimaan Murid Baru) sudah dibentuk, melibatkan satu koordinator dari masing-masing kelas I sampai VI.

Isu kebijakan dari pemerintah daerah juga ikut dibahas. Terkait arahan Walikota mengenai 10% siswa bebas biaya, sekolah masih menunggu kejelasan karena sekolah berbasis yayasan memiliki kebijakan tersendiri. Termasuk juga soal penjualan seragam dan buku, yang masih diperbolehkan dilakukan di sekolah-sekolah yayasan. Untuk siswa kelas VI tahun ini, tidak ada pungutan biaya apapun, dan urusan perpisahan sepenuhnya diserahkan kepada orang tua.

Perencanaan kegiatan ASAT (Asesmen Sumatif Akhir Tahun) juga menjadi topik penting. Rencana pembentukan panitia ASAT untuk kelas I-V akan melibatkan guru kelas dari I-V (A dan B) serta para guru mata pelajaran.

Setelah menyampaikan informasi, Ibu Kepala Sekolah juga mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan kinerja sekolah. Bagian kesiswaan dinilai sudah berjalan baik. Dalam hal kurikulum, sekolah saat ini berada di tengah masa transisi dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka, sebelum beralih sepenuhnya ke Kurikulum Nasional. Ibu Kepala Sekolah menyampaikan bahwa semua telah berjalan sesuai arah, dan pada semester berikutnya akan lebih difokuskan untuk menyusun langkah berdasarkan Kurikulum Nasional.

Sorotan khusus juga diberikan pada sikap profesionalisme guru dan tenaga kependidikan: kehadiran, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, dan pengembangan diri. Disampaikan pula catatan penting bahwa masih ada beberapa guru yang meninggalkan sekolah tanpa informasi yang jelas. Hal ini diharapkan tidak terulang di masa mendatang.

Dalam hal pengelolaan keuangan, Ibu Kepala Sekolah menekankan pentingnya transparansi dan pelaporan yang tertib. Bendahara sekolah diingatkan untuk selalu melakukan pencatatan yang benar. Bagi guru yang menerima dana pojok baca, dimohon segera menyampaikan laporan penggunaan. Sekolah juga akan merancang pengelolaan anggaran yang lebih matang di tahun pelajaran berikutnya.

Berbagai usulan pengembangan fasilitas pun dibahas, seperti pemasangan slogan-slogan inspiratif di lingkungan sekolah, pembenahan ruang IT dan penyusunan tata tertibnya, perbaikan perpustakaan beserta penempatan tenaga kependidikan yang sesuai, peningkatan fasilitas UKS, pengadaan properti untuk kegiatan ekstrakurikuler, serta perbaikan sarana olahraga. Semua ini disampaikan sebagai bagian dari upaya sekolah menyesuaikan diri dengan dinamika dan kebutuhan zaman.

Ibu Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa akan ada dua pertemuan penting berikutnya, yaitu rapat kenaikan kelas dan rapat penyusunan program tahun ajaran baru. Jika petunjuk teknis (juknis) dari yayasan mengenai SPMB belum diterima, maka sekolah akan menggunakan juknis tahun sebelumnya. Usulan penambahan guru Bahasa Inggris juga telah dicatat sebagai bahan pertimbangan. Sebagai bagian dari peningkatan mutu, Ibu Kepala Sekolah akan mengadakan uji kompetensi bagi para guru. Sementara itu, leger nilai akan diserahkan langsung kepada bagian Tata Usaha.

Menjelang akhir rapat, para guru dan tenaga kependidikan diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun masukan. Semua disambut dan dijawab dengan tenang serta lugas oleh Ibu Kepala Sekolah, menciptakan suasana dialog yang terbuka dan membangun.

Rapat ditutup dengan doa bersama dan makan siang yang mempererat tali persaudaraan. Di tengah dinamika dan tantangan, pertemuan ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi dan komunikasi yang baik adalah kunci untuk terus menyalakan semangat pelayanan demi kemajuan bersama.

Post a Comment

0 Comments